Disana dan Disini
Alhamdulillah, sudah sekitar 2,5 bulan saya berdomisili di Malaysia. Sudah lumayan bisa beradaptasi, walaupun saya masih punya banyak waktu untuk bisa terkejut dengan kebiasaan-kebiasaan atau budaya negara ini.
Beberapa hal yang sudah saya dapatkan mengenai perbedaan antara malaysia dengan indonesia, antara lain :
1. Masyarakat Malaysia yang lebih tertib
2. Tata kota yang lebih rapih di Malaysia
3. Tingkat polusi udara yang jauh lebih kecil dibanding Indonesia, untuk kasus ini Jakarta lebih tepatnya
4. Hampir tidak ditemukan pengemis, pengamen, tukang koran, tukang jual air mineral, permen, tahu, kacang dll di pinggir jalan apalagi di tengah jalan pas lampu merah :p
5. Tidak ada ojek, omprengan dan sejenisnya melainkan bus seperti rapid KL, KTM, Monorail, LRT
6. Tidak ramai pengendara motor
7. Masyarakat yang lebih individualis, bahkan kurang toleransi
8. Masyarakat yang lebih terarah, dikarenakan hukum dan sistem pemerintahannya
9. Semua serba otomatis, seperti parkir, tol (hampir keseluruhan)
10. Semua pembayaran bill ataupun yg menyangkut pemerintahan terorganisir dengan baik melalui online dan masyarakatnya sudah terbiasa untuk menggunakannya
11. Air dan listrik penduduk dibiayai oleh pemerintah dengan batas 20 m3 untuk air dan 30RM untuk listrik, bila ada kelebihan maka ditanggung oleh penduduk (untuk propinsi selangor)
12. Oktan bensin yang biasa digunakan di malaysia adalah 95 sedangkan indonesia masih 88, untuk sejenis pertamax adalah 97, di indonesia masih 92 (info oktan indonesia ini didapat dr sepupu yang kerja di salah satu perusahaan minyak di indonesia)
13. Terdapat 3 bangsa yang terdapat di malaysia adalah Melayu, China dan India.
14. Terdapat banyak suku di dalam masyarakatnya
15. Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah melayu namun mereka terbiasa untuk menggunakan bahasa inggris dalam kesehariannya
16. Terdapat pinjaman untuk pendidikan. Bagi pelajar yang ingin kuliah bisa mengajukan dana bantuan (tanpa terkecuali) dan dikembalikan secara berangsur setelah ia mulai bekerja
17. Perkembangan mobil nasional di Malaysia lebih maju dan juga cukup laku untuk pemasaran dalam negeri nya
18. Harga laptop, HP dan barang sejenis di malaysia lebih murah dibanding Indonesia
19. Tingkat kebersihan yang jauh lebih baik dibanding Indonesia
Beberapa hal tersebut yang sudah saya ketahui mengenai malaysia. Saya akui dari beberapa poin diatas, Malaysia memang lebih maju, bisa dilihat dari tingkat kemiskinan yang lebih rendah disini.
Nah, kalau bicara tentang Indonesia, pasti teman-teman sudah pada tau tanpa harus saya jabarkan disini. Yang, jelas bagaimanapun bentuk dan rupa indonesia di mata dunia, saya tetap cinta indonesia, karena masyarakat yang tenggang rasa nya tinggi sekali, makanan nya enak-enak, pulau-pulau nya yang keren-keren, dan masih banyak lagi, selalu membuat saya merasa rindu untuk pulang ke kampung halaman
Mamaaaakk, tanteee, oom, kakaaa-adeeek, ponakan, teman-temaaaan tunggu daku pulang yaaaaaaa *cari-cari tiket*
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.










jelek-jelek gini Indonesia punya kita
Setuju soal makanan
entahlah gue selalu ngerasa makanan disana gak pas aja bumbunya. Chinese food koq anyep.. kurang greget bumbunya, tapi Indian food bumbunya malah “terlalu” hahaha
Kalo pulang sini moga bisa kopdar ya nik
cepat pulaaaaaanggg…. =))
soal kota yg tertib,indonesia jelas kurang bgt
apa lg moral nya T.T
bs dilihat dr kasus tawuran,konser ricuh,dll
tapi makanan mmg mending di indonesia deh Xd
Makanan favorit niken di Malaysia -> Roti Canai Telur + Tomyam ayam. Inipun bukan makanan asli Malaysia, karena canai adalah dari India, dan tomyam dari Thailand.
Nasi lemak Niken juga senang. Nah ini bisa dikatakan makanan Malaysia. Baru 1 yang disuka? belum sempet nyobain makanan khas lain ya soalnya. Tapi memang variasi makanan disini (Malaysia) amat kurang.
hah, malaysia?
Memang mesti biasain ya ken ?
Tapi kok kaya’nya disana menarik banget ya *jadi mikir pengen tinggal disana boyong keluarga* errr …. hahahaha …
yah….bagaimana pun sejelek jeleknya negara kita tetap tidak akan mengubah rasa cinta pada segala yang dimiliki negara ini
yayaya
tetep saja indonesia tercinta lebih baik dibanding dimanapun
dimanapun negaranya, cintanya tetep ama Indonesia
ya biar bagaimanapun, negara sendiri tetap yg tercinta.
yap bener sekali semua point pointnya bner..soalnya saya juga lagi berdomisilia ( lagi kuliah di UUM)
ada yang kurang tuh
1. di malaysia lbih bnyak bule berkeliaran.
2. tingkat rasisnya masih tinggi.
tapi ttp cinta indonesia..makanannya enak enak..kalah deh makanan di malaysia + tingkat tenggah rasa yang lbih tinggi
salam kenal
nikeeeennn…cepat pulang! Awank biarin sendirian disana, kamu pulang aja.
*dikeplak krn rusuh*
Piss buat Awank!
Elektronik lebih murah di Malaysia ya? Ah tapi tetep harus nabung, kkayak punya banyak duit aja saya, hehehe…
logatnya udah melayu melayu belum? he2
saya juga cinta indonesia!!!
Merdeka!!!
Nah kan…. negara tetangga memang lebih makmur…
Huah, yang saya incar harga gadget-nya itu, lebih murah…. huhuhuhu….
lebih baik hujan batu di negeri sendiri dari pada hujan emas di negeri orang….
tapi nampaknya udah gak berlaku lagi karena banyak orang indonesia yang kerja di luar negeri..
tapi tetap saja kangen ama namanya Indonesia..
indonesia punya kebersamaan, itu yang tidak dimiliki malaysia.
indonesia tetap lebih baik…
hehe…
hidup negeriku….
cerita soal makanannya kurang byk LOL
aku tau inspirasi tulisan ini datang dari mana.. gyahahahahahahaha
*lempar roti canai*
hahaha… jd, udah bisa bahasa melayu?
aku kalo ke malaysia gak berani berbahasa melayu meskipun di kota asalku, Riau, aku udah biasa denger orang ngomong dgn bahasa melayu.
Masakan indonesia teteeeeeeeeeep lebih enak kannnnn
ayo pulang nikeeeeennn… kita kopdaaarrr,,,, *kangen deh sama niken*
wah ayo pulang mbak…jadiin Indonesia lebih baik dari tempatmu sekarang
*lebaybombay*
Malaysia emang keren. Saya salut dengan point nomor 16. Ah, alangkah indahnya, jika hal itu bisa diberlakukan di Indonesia. Tentu makin banyak rakyat terdidik dan pintar. Salam sukses
Saya sudah beberapa kali ke Kuala Lumpur sampai beli oleh2 di pasar Mustafa itu.
ya tiap negara ada plus minusnya nduk.
Salam hangat dari BlogCamp.
Ikuti acara Ungkapkan Opini Anda dalam rangka menyambut 1st BlogCamp’s Anniversary dan dapatkan hadiah yang menarik.
Makanya, mari kita bentuk negara Federasi Indonesia! Biar daerah ngurus urusannya sendiri-sendiri dan ga berpusat di Jakarta.
#apasih #gapernahkeluarnegeri
saya juga pernah ke Malaysia
memang benar di sana lebih tertib
dan lalu lintasnya sangat tertata,
cuma bahasanya saja kadang
masih sulit dimengerti,
karena banyak campuraduk
lam kenal
saya pernah baca tulisan…tentang bule yang ditanya senang di negara anda (negaranya serba tertib deh pokoknya..) atau di Indonesia. Sebenarnya ini cuma pertanyaan basa basi karena kita sudah tahu jawabannya….tapi jawabannya sungguh ruar biasa.
Dia lebih senang di Indonesia….hah?? apa alasannya?
1. Kalo mau naik taksi ga perlu cari tempat antrian.
2. Kalo naik bis..bisa turun di mana saja.
3. Kalo haus tinggal jalan sedikit udh ada yg jual minuman.
4. Kalo mau sauna bisa naik kendaraan umum di peak hours’
5. Setiap hari memiliki hal-hal baru karena semuanya tidak dapat di prediksi….(mis:kemacetan)
6. dll
Intinya sih…orang akan selalu merasa exciting jika mendaptkan hal yang baru….piss..
I love my country full……
takkan ada habisnya membahas malaysia dan indonesia, bukan begitu?
btw, salam kenal….
setujuuuuuuu sama mbak sentil. i love my country to
ih senang sekali ya kalo tinggal di tempat yang tertib dan nyaman… dan yg paling penting GAK MACET!!
*pengen bunuh diri di tengah kemacetan yg gak berujung*
Aku Cinta Indonesia.
tapi mari2 belajar dari yg lebih maju.
kita tinggalin yang malu2in
Keep Indonesia Malaysia Comfort. *apaansih*
salam kenal mbak
No 4, 5, 11 dan 16 bisa terjadi apabila negara kaya.
Coba kita bandingkan. Dulu waktu masa kampanye pemilu salah satu yang dibanggakan dan dianggap sebagai keberhasilan pemerintah ialah : Cadangan devisa mencapai 51 milyar USD. Jadi cadangan devisa yang hanya 51 milyar itu dianggap sudah suatu keberhasilan sehingga menjadi bahan kampanye. Padahal pada saat yang sama cadangan devisa Malaysia adalah 125 milyar USD, sedangkan penduduk Malaysia hanya 1/10 penduduk Indonesia. Dari angka nominalnya saja kita sudah jauh tertinggal, apalagi bila dibandingkan dengan jumlah penduduk.
Jadi karena itu, agar kita bisa mengejar salah satunya adalah berantaslah korupsi. Kalian yang masih muda-muda, tanamkanlah dalam hati bahwa kalian tidak akan korupsi. Semoga dihari-hari mendatang Indonesia menjadi lebih baik. Amin
di sana lebih murah? berarti bisa nitip barang dooonk. >:)
Waktu ke sana, coba dua makanan. Pertama nasi kari. Rasanya amburadul, ga jelas dan bumbunya tidak tercampur rata di nasinya. Yang kedua nasi lemak. Rasanya lebih baik dari nasi kari. Tapi tetep ga jelas. Karena nasi, ayam, dan lauk lainnya punya rasa masing-masing. Jadi tetep bercambur aduk. Ga jelas maunya apa.
*hidup nasi padang*