wisata ke negara tetangga
Sesuai janji di postingan sebelumnya, setelah buat rangkuman jalan-jalan domestik sekarang giliran cerita waktu nyebrang ke negara tetangga
Singgah dan menghabiskan weekend di Singapore merupakan perjalanan ke luar negri pertama buat saya. Kebetulan, kantor ngadain acara gathering dan terpilihlah singapore sebagai tempat bersenang-senang dan menghamburkan uang.
Perjalanan menuju Singapore terasa sedikit melelahkan, karena kami memilih terbang dulu ke Batam, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ferry menuju ke Harbour Front.
Setelah ferry merapat, kami lalu mengurus kedatangan kami di bagian imigrasi. Seperti biasa antriannya panjang, namun kami tidak merasa mengantri terlalu lama karena disamping petugas imigrasi nya yang bekerja dengan cekatan, kami pun datang bersama gerombolan besar sehingga kami bisa ngobrol dan bercanda sembari menunggu giliran kartu kedatangan kami di periksa. Setelah giliran saya dan sahabat-sahabat saya selesai, maka kami pun tak lupa mengabadikan wajah lelah kami pada saat itu, sambil nunggu teman2 lain nya beres.

Harbour Front *jika menemukan kejanggalan,tolong jangan protes :D*
Setelah semua urusan imigrasi selesai, 5 bus pariwisata pun menunggu kami. Dan dimulailah liburan kami
Kami memang tidak menggunakan jasa city tour pada saat itu, hanya saja pada saat kedatangan, kami menyewa pemandu wisata untuk menunjukkan tempat-tempat terkenal seperti esplanade-theatres on The Bay , Merlion Park , dll. Dan inilah hasil jepretan pada saat kami berenti sejenak di merlion park.

esplanade dr merlion park

family gathering
Setelah puas berfoto-foto, kami kembali naik bus menuju Holiday Inn Atrium Singapore yang berada di 317 Outram Road, Singapore.
Setelah sampai dan check-in, kami pun bergegas mandi dan beristirahat sejenak. Selepas maghrib, saya dan teman-teman pun mulai melancong ke tempat perbelanjaan. Karena hari sudah mulai larut, kami pun memutuskan untuk mengunjungi mustaffa centre. Di singapore, tempat perbelanjaan di tutup pada pukul 9 malam (20.00 wib) kecuali mustaffa centre yang buka 24jam.
Setelah puas melihat-lihat dan membeli beberapa jam diskon :d, kami pun bergegas kembali menuju hotel dengan perut yang mulai keroncongan. Untung saja kami membawa persediaan popmie yang memang sengaja kami siapkan karena agak susah mencari makanan halal di singapore.
Hari kedua:
Setelah cukup beristirahat dan sarapan, kami bergegas menuju orchard road. Orchard road memang terkenal sebagai daerah pusat perbelanjaan di singapore yang terletak di tengah kota. Dan banyak turis asing yang kebanyakan orang indonesia mengunjungi tempat tersebut. *Hasil wawancara saya dengan supir taksi, pengganti tour guide :d*.
Datang di saat great sale event memang terasa tepat, karena banyak barang murah dengan kualitas bagus tentunya bisa kita dapatkan di singapore. Dan alhasil, 3 hari 2 malam kami habiskan untuk memburu toko-toko bertuliskan SALE yang padahal di indonesia juga ada *dasar wanita*.
Untuk fasilitas belanja sebenarnya sama saja dengan negara sendiri, yang berbeda memang suasana dan kebersihan nya. Singapore adalah negara beton yang dimana-mana terdapat bangunan bertingkat tinggi. Sangat bersih dan tertata, dan kesan individualis memang sangat terasa di sini. Tapi entah kenapa, walaupun suasana “luar negeri” nya terasa sekali, saya tidak merasa asing untuk berada di tengah-tengah penduduknya. Mungkin, karena sama-sama orang asia dan kebanyakan juga orang indonesia disana :D.
Buktinya, saya dan salah seorang teman saya berani untuk naik taksi hanya berdua (cewe pula) dari orchard road menuju bugis junction. Selama perjalanan, kami ngobrol-ngobrol dengan supir taksi, dan wawancara singkat kedua pun dimulai. Kami pun jadi tau bahwa sistem jalur lalu lintas di singapore kebanyakan hanya menggunakan satu arah, tidak ada tol namun freeway (jalan bebas hambatan dan bebas bayar :D).
Tidak terasa +/- 20 menit kami di taksi, akhirnya sampai di Bugis Junction. Pasar tradisional yang menjual banyak souvenir itu sangat ramai pengunjung. Kalau di Indonesia, Bugis Junction ini hampir sama seperti melawai. Walaupun hanya sekedar pasar tradisional, namun rasanya tidak klop kalo ke singapore tidak mampir kesini. Karena memang harga untuk barang2 nya dan suvenir2 nya lebih murah di banding dengan tempat lain seperti china town.
Saya dan teman-teman berniat tidak melakukan wisata kuliner di negara ini, tapi pada siang itu kami terpaksa makan di food court Bugis karena sudah sangat lapar. Restoran disana menyajikan berbagai macam masakan cina, hanya sedikit (seingat dan seliatnya kami) yang menyajikan masakan barat. Saya pun memilih masakan yang netral dan teh manis yang rasanya tidak karuan dan sangat tidak pas di lidah saya. Teman saya pun terpaksa tidak menghabiskan menu daging bebek nya karena begitu gerombolan kami yg lain datang dan memberikan info kalo masakan di Bugis tidak ada yang halal.
Dan uniknya, semua pedagang masakan di Bugis ini akan ngomel dan kesal jika makanan yang kita beli tidak habis. Teman saya pun berhasil kena omelan ibu-ibu pada saat makanannya di bereskan, hahahaha.
Dari Bugis Junction, kami kembali menuju Orchard Road untuk berkumpul makan malam dengan sebagian besar gerombolan. Kami menuju lucky plaza untuk makan malam di restoran fastfood internasional :p. Sembari makan, teman saya pun bercerita bahwa di Lucky Plaza adalah tempat Judi dan kasino. Serentak beberapa teman pria langsung berkomentar dan merencanakan untuk datang ke salah satu kasino nya. *Yeahhh..ga heran :D.*
Hari ketiga:
Time to go home.
Setelah puas dengan barang belanjaan dan jalan-jalan di Singapore (walaupun tidak ke tempat wisata dan tempat2 penting lainnya). Kami pun berkemas-kemas dan segera sarapan. Karena kami kedapatan flight schedule jam 2 langsung dari Singapore-Jakarta.
Akhirnya, kami pun tiba di Changi Airport

changi airport
Perjalanan pulang dengan Emirates Airline pun terasa sangat menyenangkan. Dan akhirnya kami tiba di negeri tercinta.
Terimakasih buat petinggi-petinggi perusahaan
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.









Wahhh foto-fotonya keren-keren ya.
Ya saya.. walaupun dekat dengan Singapore belum sempat kesana. Ntar aja kita rencanain berdua ya.
jadi sebenernya sale di singapore itu bula apa sih… ??
pengen kesono juga ah… *bongkar paspot di lemari*
eh bener tuh, lucky plaza di atasnya itu ada kasino. tapi sayangnya saya gak sempet lihat…
eh emang masih ada budget buat jalan2?? wah enaknya….
kenapa gak nyebrang menemui aa aja sekalian:D kan bisa keboorrr…:D:D
pokoknya juni-agustus deh mba :d..
waduh hotel atrium! tau gitu aku titip foto2 deh ken, berguna buat tugas akhirku huhuhu.. selamat liburan
sale di singapore bukannya Juni – Juli gitu?
*penggila sale*
koq ga ngajak saya sih
hi .. salam kenal
wuaa kapan kantor-gw-yg-pelit-ini gatheringan ke sing pas lagi great sale gitu ya .. asik banget pastinya *ngelamun* halahh jd curcol hihihi ..
btw .. emang mustafa center itu asik ya?? pernah baca jg di tempat laen ada yg nyebut2 tempat ini jg .. apa krn 24hrs atau emang beneran asik? hehehe .. thx ya infonya
Wiiiyyy serunya…*ngiler*
haloo… salam kenal
Kok pada ngomongin sale jauh2 sampe Spore sih? Ini saya ada
*ngemplok sale pisang*
kerudungnya juga aneh disini, ternyata
warm’s last blog post..di kebon raya bogor
hehehe,jadi maluu :d..eh iya,makasii ya dibantuin edit,maklum dah keburu males gara2 fokus sama tulisannya ..:p
pertengahan tahun,dit..antara juli-agustus..coba liat airasia aja dit, kayanya lagi promo deh
iya nih, aku juga 2 kali melewatkan kasino, 1 di lucky plaza 1 lagi di genting-malaysia (haha)..
ini 3thn lalu del :p..ke malaysia bareng kantor juga ada di 2007, ceritanya di next posting pak..:p