Recent Comments
mini calendar
April 2009
M T W T F S S
« Jan   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Flickr Photostream
photo photo photo photo photo photo photo photo

PostHeaderIcon wisata ke negara tetangga

Sesuai janji di postingan sebelumnya, setelah buat rangkuman jalan-jalan domestik sekarang giliran cerita waktu nyebrang ke negara tetangga :D

Singgah dan menghabiskan weekend di Singapore merupakan perjalanan ke luar negri pertama buat saya. Kebetulan, kantor ngadain acara gathering dan terpilihlah singapore sebagai tempat bersenang-senang dan menghamburkan uang.

Perjalanan menuju Singapore terasa sedikit melelahkan, karena kami memilih terbang dulu ke Batam, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ferry menuju ke Harbour Front.

Setelah ferry merapat, kami lalu mengurus kedatangan kami di bagian imigrasi. Seperti biasa antriannya panjang, namun kami tidak merasa mengantri terlalu lama karena disamping petugas imigrasi nya yang bekerja dengan cekatan, kami pun datang bersama gerombolan besar sehingga kami bisa ngobrol dan bercanda sembari menunggu giliran kartu kedatangan kami di periksa. Setelah giliran saya dan sahabat-sahabat saya selesai, maka kami pun tak lupa mengabadikan wajah lelah kami pada saat itu, sambil nunggu teman2 lain nya beres.

Harbour Front *jika menemukan kejanggalan,tolong jangan protes :D*

Harbour Front *jika menemukan kejanggalan,tolong jangan protes :D*

Setelah semua urusan imigrasi selesai, 5 bus pariwisata pun menunggu kami. Dan dimulailah liburan kami :)

Kami memang tidak menggunakan jasa city tour pada saat itu, hanya saja pada saat kedatangan, kami menyewa pemandu wisata untuk menunjukkan tempat-tempat terkenal seperti esplanade-theatres on The Bay , Merlion Park , dll. Dan inilah hasil jepretan pada saat kami berenti sejenak di merlion park.

esplanade dr merlion park

esplanade dr merlion park

family gathering

family gathering

Setelah puas berfoto-foto, kami kembali naik bus menuju Holiday Inn Atrium Singapore yang berada di 317 Outram Road, Singapore.

di dalam hotel

di dalam hotel

Setelah sampai dan check-in, kami pun bergegas mandi dan beristirahat sejenak. Selepas maghrib, saya dan teman-teman pun mulai melancong ke tempat perbelanjaan. Karena hari sudah mulai larut, kami pun memutuskan untuk mengunjungi mustaffa centre. Di singapore, tempat perbelanjaan di tutup pada pukul 9 malam (20.00 wib) kecuali mustaffa centre yang buka 24jam.

Setelah puas melihat-lihat dan membeli beberapa jam diskon :d, kami pun bergegas kembali menuju hotel dengan perut yang mulai keroncongan. Untung saja kami membawa persediaan popmie yang memang sengaja kami siapkan karena agak susah mencari makanan halal di singapore.

Hari kedua:

Setelah cukup beristirahat dan sarapan, kami bergegas menuju orchard road. Orchard road memang terkenal sebagai daerah pusat perbelanjaan di singapore yang terletak di tengah kota. Dan banyak turis asing yang kebanyakan orang indonesia mengunjungi tempat tersebut. *Hasil wawancara saya dengan supir taksi, pengganti tour guide :d*.

Datang di saat great sale event memang terasa tepat, karena banyak barang murah dengan kualitas bagus tentunya bisa kita dapatkan di singapore. Dan alhasil, 3 hari 2 malam kami habiskan untuk memburu toko-toko bertuliskan SALE  yang padahal di indonesia juga ada *dasar wanita*.

Untuk fasilitas belanja sebenarnya sama saja dengan negara sendiri, yang berbeda memang suasana dan kebersihan nya. Singapore adalah negara beton yang dimana-mana terdapat bangunan bertingkat tinggi. Sangat bersih dan tertata, dan kesan individualis memang sangat terasa di sini. Tapi entah kenapa, walaupun suasana “luar negeri” nya terasa sekali, saya tidak merasa asing untuk berada di tengah-tengah penduduknya. Mungkin, karena sama-sama orang asia dan kebanyakan juga orang indonesia disana :D.

Buktinya, saya dan salah seorang teman saya berani untuk naik taksi hanya berdua (cewe pula) dari orchard road menuju bugis junction. Selama perjalanan, kami ngobrol-ngobrol dengan supir taksi, dan wawancara singkat kedua pun dimulai. Kami pun  jadi tau bahwa sistem jalur lalu lintas di singapore kebanyakan hanya menggunakan satu arah,  tidak ada tol namun freeway (jalan bebas hambatan dan bebas bayar :D).

Tidak terasa +/- 20 menit kami di taksi, akhirnya sampai di Bugis Junction. Pasar tradisional yang menjual banyak souvenir itu sangat ramai pengunjung. Kalau di Indonesia, Bugis Junction ini hampir sama seperti melawai. Walaupun hanya sekedar pasar tradisional, namun rasanya tidak klop kalo ke singapore tidak mampir kesini. Karena memang harga untuk barang2 nya dan suvenir2 nya lebih murah di banding dengan tempat lain seperti china town.

Saya dan teman-teman berniat tidak melakukan wisata kuliner di negara ini, tapi pada siang itu kami terpaksa makan di food court Bugis karena sudah sangat lapar. Restoran disana menyajikan berbagai macam masakan cina, hanya sedikit (seingat dan seliatnya kami) yang menyajikan masakan barat. Saya pun memilih masakan yang netral dan teh manis yang rasanya tidak karuan dan sangat tidak pas di lidah saya. Teman saya pun terpaksa tidak menghabiskan menu daging bebek nya karena begitu gerombolan kami yg lain datang dan memberikan info kalo masakan di Bugis tidak ada yang halal. :D Dan uniknya, semua pedagang masakan di Bugis ini akan ngomel dan kesal jika makanan yang kita beli tidak habis. Teman saya pun berhasil kena omelan ibu-ibu pada saat makanannya di bereskan, hahahaha.

Dari Bugis Junction, kami kembali menuju Orchard Road untuk berkumpul makan malam dengan sebagian besar gerombolan. Kami menuju lucky plaza untuk makan malam di restoran fastfood internasional :p. Sembari makan, teman saya pun bercerita bahwa di Lucky Plaza adalah tempat Judi dan kasino. Serentak beberapa teman pria langsung berkomentar dan merencanakan untuk datang ke salah satu kasino nya. *Yeahhh..ga heran :D.*

Hari ketiga:

Time to go home.

Setelah puas dengan barang belanjaan dan jalan-jalan di Singapore (walaupun tidak ke tempat wisata dan tempat2 penting lainnya). Kami pun berkemas-kemas dan segera sarapan. Karena kami kedapatan flight schedule jam 2 langsung dari Singapore-Jakarta.

Akhirnya, kami pun tiba di Changi Airport

changi airport

changi airport

Perjalanan pulang dengan Emirates Airline pun terasa sangat menyenangkan. Dan akhirnya kami tiba di negeri tercinta. ;)

Terimakasih buat petinggi-petinggi perusahaan :D

  • Share/Save/Bookmark

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

17 Responses to “wisata ke negara tetangga”

Leave a Reply