fun job..
Kurang lebih 3 tahun yang lalu, saya secara kebetulan terpanggil sebagai calon karyawan baru di suatu perusahaan telekomunikasi seluler di negeri tercinta kita ini. Kenapa saya sebut “kebetulan” , karena memang pada awalnya saya tidak berniat untuk bekerja dimana pada saat yang bersamaan saya sedang meneruskan kewajiban saya sebagai mahasiswi ekstension di suatu perguruan tinggi negeri terkemuka .
Namun, pada akhirnya dengan berbagai pertimbangan, saya meneruskan proses penerimaan karyawan baru di perusahaan itu , dan tanpa diduga saya berhasil lolos menjadi karyawan perusahaan tersebut. Ya, posisi saya pada waktu itu memang bukan pada posisi core division a.k.a sebagai garda depan perusahaan jasa a.k.a customer service :D.
Hari pertama saya masuk kerja dan bertugas sebagai customer service sungguh menakjubkan. Hanya dengan berbekal Pe-De dan modal senyum lebar saya memberanikan diri untuk berinteraksi dengan pelanggan yang memiliki berbagai macam tingkah laku, emosi yang beragam, bahasa yang campur aduk, mimik yang banyak macam, dan maunya yang macam-macam.
Pengalaman kerja yang nihil, kapasitas otak yang sedikit pada saat itu membuat saya sempat berpikir bahwa saya tidak akan mampu untuk tetap duduk di bangku tersebut, mengingat banyak produk perusahaan yang harus saya hapal dalam waktu yang singkat, banyaknya gadget yang harus saya kuasai teknik2 penggunaannya. Beruntung saya bukan tipe orang yang menyerah begitu saja dan sangat menyukai tantangan, maka saya memotivasi diri sendiri untuk tetap “bertarung melawan kebathilan” halaahhh..
Makin hari dijalani makin asik. Bertemu dengan orang-orang baru dengan berbagai macam tingkah laku itu sangat menarik. Ada yang maunya cepat selesai, ada yang ga mau tau alesannya apa yang penting semua harus seperti yang mereka mau, ada yang tukang cerita, ada yang tukang ngelawak, ada yang maunya marah-marah aja tapi begitu di datengin satpam langsung salah tingkah, ada juga yang diam seribu bahasa. Nah, tipe terakhir yang susah untuk di mengerti,contoh yang pernah saya alami seperti berikut:
Saya : Selamat siang, pak ..silahkan duduk (dengan senyum lebar agak sedikit terbuka 3 cm bak finalis covergirl,alis ngangkat dikit tanda gembira menyambut pelanggan)
Bp.A : iya (manggut2 langsung nunduk sambil sesekali ngelirik ke saya)
Saya: Ada yang bisa saya bantu pak?? (duduk anggun,posisi tegap, alis masih terangkat)
Bp.A: ada mba..(sambil senyum malu,trus nunduk lagi)
Saya: (mulai senyum garing,sedikit membungkuk mencoba menarik perhatian sambil berbicara lebih pelan)
iya,kira2 apa pak yah yang bisa saya bantu? kartunya rusak,ga bisa telfon, mau setting internet,atau bapak mau komplen karena tarif? (alis mata naek sebelah)
Bp.A: iya itu mba, kartunya..(nyengir ga karuan)
Saya: (dengan inisiatif dan keyakinan tinggi) ohh,baiklah saya mengerti,pasti kartu bapak rusak kan? dan sekarang bapak mau ganti kartunya dengan yang baru tapi dengan nomor yang sama (sedikit lega karena mulai terkuak suatu misteri).
Bp.A: iya itu mba,,bener..(mulai ngikik ga jelas)
Saya: baik pak,bisa saya pinjam dulu kartu lama bapak, biar saya cek dulu ya pak..(girang,semangat)
Bp.A: (mulai membuka casing Hp dengan hati2 dan jreng..jreng..) ini mba (sambil ngasih simcard penuh sopan)
Saya: (nyengir super garing dengan mata sedikit menyipit dan basa-basi ngambil simcard dr tangan si bapak) hehe,,baik pak, tapi tampaknya bapak salah tempat,coba bapak datang ke sarinah untuk cek kartunya disana ya, karena ini bukan produk kami..mohon maaf ya pak..(sambil mengembalikan simcard bewarna kuning dan ber logo matahari nyengir).
Bp. A: (bengong) oh salah ya mba? emang nya disini apa ya? (celingak-celinguk)
Saya : ini tel****** pak..(siul2 dalam hati)
Bp.A: ya udah mba,makasih ya..(ngacir)
Saya: (gubrak)
Yup, sungguh konyol tapi menghibur.
Belum lagi kalau saya bertemu pelanggan yang emosi nya sangat2 tidak terkontrol, ini benar2 tantangan bagi kami petugas garda depan untuk dapat meredam emosi pelanggan, namun yang paling sulit adalah bagaimana caranya untuk tidak ikut terpancing emosi. Jujur, buat saya yang moody, sangat sulit untuk menangani pelanggan type ini pada awal nya. Sering saya ikut nyolot karena ga terima perlakuan customer kepada saya yang seenaknya memaki-maki saya, dengan alibi bahwa saya adalah wakil dari perusahaan tempat untuk numpahin unek2 dan kekesalan mereka. WTF!! Akhirnya, perlahan-lahan saya belajar untuk me manage emosi saya agar lebih kebal terhadap emosi pelanggan. Yup, saya akhirnya bisa.
Hanya dengan senyum semuanya beres,ups, ada tambahan penting selain senyum..listen carefully! :D.
Yup, itulah sekilas dari pengalaman saya bekerja sebagai customer service. Menyenangkan, kadang memuakkan, banyak ketemu orang baru dengan berbagai karakter, bekerja sebagai team yang solid, melatih kesabaran, melatih keluwesan dalam bergaul, belajar untuk selalu memahami orang-orang di sekitar, banyak ilmu yang didapat tiap ada gadget baru, bisa pegang segala jenis Hp walopun ga mampu beli
Satu hal yang bisa saya ambil dari pengalaman saya selama bekerja 2tahun sebagai CS, apapun pekerjaannya, sesuai atau tidak dengan background pendidikan, jika pekerjaan itu yang memilih kita jangan pernah tolak dan mengeluh, karena kita ga pernah tau rejeki kita ada dimana. Kalo kita ikhlas dan enjoy melakukan apapun jenis pekerjaannya, suatu saat itu pasti akan membuahkan hasil, seperti yang saya dapatkan sekarang. *muntah-muntah karena baca tulisan sendiri*.
So,you guys..apa kalian ikhlas dalam bekerja?? i hope so..
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.








paling suka paragraf kedua dari ujung akhir mbak.
jangan sering-sering milih kerjaan, kecuali kalo kepepet. huehehe..
salam kenal..
Ikhlas dooms
*selama ndak pernah telat gaji* =))
Pengalaman kerja yang menarik. Hahahaha saya suka yg dialog itu, bapaknya lucu.
Keep the good works honey. bener kata umm rezeki itu jangan ditolak dan coba menjalainya dengan ikhlas. Selalu sukses ya umm.ku
Saya acungi jempol untuk orang-orang yang berani menghadapi pelanggan.
Saya 2 hari mencoba untuk menjadi orang-orang ini, susahnya minta ampun, emosi terus dimainkan disini :-&.
Walau kita sedang sebel kita harus senyum. Walau kita pengen nonjok, kita harus senyum. Walau kita pengen teriak, kita harus ngomong dengan sopan.
Salute!!!!
saya ikhlas… ikhlas sangat dalam bekerja….
yay!! congrats buat yang udah bisa ikhlas sama kerjaannya
saya juga ikhlas…
btw, paling ngakak pas baca yg ini:
“…(sambil mengembalikan simcard bewarna kuning dan ber logo matahari nyengir)….”
kadang ikhlas ada kalanya nggak
err 2 tahun jadi CS, artinya skarang karena udah 3 taon berlalu, udah jadi boss nya dong
tel****** tuh apa ken?
*melenggang pergi*
teleport ya? iya ya kayaknya teleport ya.. perusahaan apaan tuh? hahahahahahahahahahahahahahha